Sardinemaxxing, Tren Diet Ekstrem yang Ramai di TikTok
TikTok kembali melahirkan tren pola makan yang bikin penasaran: sardinemaxxing. Kabarnya, tren ini mendorong orang makan sarden sebanyak mungkin. Tapi, apakah benar-benar sehat? Yuk, simak ulasannya!
Rini Azhari
Ringkasan Artikel
AI- Sardinemaxxing, tren diet makan sarden berlebihan yang viral di TikTok, ternyata berisiko menyebabkan pola makan tidak seimbang dan kekurangan serat.
*Ringkasan dibuat dengan bantuan AI
Belakangan ini, jagat media sosial dihebohkan dengan istilah sardinemaxxing. Tren ini mengajak siapa saja untuk mengonsumsi sarden dalam jumlah besar, dengan keyakinan bahwa semakin banyak makan sarden, semakin besar manfaat kesehatannya. Pencarian istilah ini melonjak hingga 100 persen di Google Trends antara akhir Juli dan awal Agustus 2026.
Apa Itu Sardinemaxxing?
Sardinemaxxing merupakan bagian dari tren maxxing yang sedang populer, di mana seseorang memaksimalkan konsumsi makanan atau zat gizi tertentu. Sarden dipilih karena dianggap kaya protein dan nutrisi. Sebelumnya, ada juga tren sardine fast yang hanya makan sarden selama maksimal tiga hari untuk memicu ketosis.
Apakah Diet Hanya Sarden Sehat?
Sayangnya, mengonsumsi sarden saja tidak bisa disebut pola makan seimbang. Merek kesehatan Zoe menyoroti bahwa diet ini berisiko kekurangan serat, yang biasanya didapat dari sayur, buah, kacang-kacangan, dan biji-bijian. Tubuh memerlukan beragam nutrisi dari berbagai kelompok makanan. Sarden memang sehat, tapi bukan berarti harus menjadi satu-satunya menu.
Bahaya Tren Maxxing Berlebihan
Tren maxxing tidak hanya pada sarden. Ada juga livermaxxing yang fokus pada konsumsi hati, serta tren protein dan serat berlebihan. Padahal, konsumsi berlebihan justru bisa berdampak buruk. Protein terlalu banyak dikaitkan dengan masalah jantung dan ginjal, sedangkan serat berlebihan dapat menyebabkan kembung, diare, hingga sembelit.
Risiko Fokus pada Satu Makanan
Mengandalkan satu jenis makanan bisa membuat Anda mengabaikan nutrisi lain. Misalnya, diet hanya sarden tidak menyediakan serat dari tumbuhan. Begitu pula jika terlalu fokus pada protein, kebutuhan gizi lain terabaikan. Pola makan sehat tetap membutuhkan kombinasi berbagai makanan.
Tips Menjalani Pola Makan Seimbang
Anda tetap boleh meningkatkan asupan protein atau serat, asalkan tetap memenuhi kebutuhan nutrisi lainnya. Kuncinya adalah keberagaman dan porsi yang sesuai. Jangan jadikan satu bahan makanan sebagai satu-satunya sumber gizi. Sarden boleh dikonsumsi sebagai bagian dari menu sehat, tapi jangan sampai menggantikan makanan lain.
Jadi, sebelum ikut-ikutan tren sardinemaxxing, pikirkan dulu dampaknya bagi tubuh. Kesehatan adalah investasi jangka panjang, dan pola makan seimbang adalah kuncinya.
Dapatkan Panduan Parenting Terbaru
Terima pilihan artikel parenting, kehamilan, kesehatan keluarga, resep, dan cerita ibu langsung ke email Anda.
Berita Terkait
Lihat Semua
Kesehatan
Diet TKTP: Cara Sehat Menuju Berat Badan Ideal untuk Ibu Multitasking
02 Juli 2026
Inspirasi
Diet Air Putih Ekstrem, Turun 20 Kg tapi Otak Terancam
14 September 2026
Kesehatan
Ketika Es Krim Lebih Ramah Gula Darah daripada Nasi Merah
17 September 2026
Kesehatan
Memahami Makna Mimpi Hamil dan Melahirkan dari Kacamata Psikologi hingga Tradisi
14 September 2026
Kesehatan
Audy Item Hamil Anak Ketiga di Usia 43, Berawal dari Diet Sehat
29 Juni 2026
Berita