CeritaIbu.com
Update Parenting
Inspirasi

Diet Air Putih Ekstrem, Turun 20 Kg tapi Otak Terancam

Mimpi punya tubuh ideal sering membuat kita tergoda dengan cara instan. Tapi kisah seorang perempuan di China ini jadi pengingat keras: diet ekstrem bisa merusak kesehatan secara permanen. Berat badan turun drastis, tapi ia justru kesulitan berjalan dan mengingat.

Maya Handayani
Maya Handayani

Maya Handayani

14 September 2026 12:07:00 3 menit baca 18 dibaca
Bagikan:
Diet Air Putih Ekstrem, Turun 20 Kg tapi Otak Terancam

Ringkasan Artikel

AI
  • Kisah perempuan China yang turun 20 kg dengan diet air putih ekstrem malah mengalami gangguan otak dan kesulitan berjalan. Simak bahayanya dan cara diet sehat.

*Ringkasan dibuat dengan bantuan AI

Moms, siapa yang tidak ingin berat badan turun cepat? Tapi hati-hati, ada harga mahal yang harus dibayar. Seorang perempuan berusia 31 tahun dari Provinsi Henan, China, nekat menjalani diet ekstrem hanya dengan minum air putih selama 15 hari. Hasilnya memang mengejutkan: berat badannya turun sekitar 20 kg. Namun, kegembiraan itu tidak bertahan lama. Ia mulai mengalami gangguan serius pada otak.

Turun 20 Kg, Tapi Sulit Berjalan

Sebelum diet, perempuan dengan tinggi 160 cm ini memiliki berat badan sekitar 70 kg. Ia memutuskan untuk tidak mengonsumsi makanan apa pun dan hanya minum air selama lebih dari dua minggu. Berat badannya memang melorot drastis, tetapi tubuhnya mulai menunjukkan gejala aneh. Ia kesulitan berjalan hingga daya ingatnya menurun. Saat diperiksa ke rumah sakit, dokter mendiagnosisnya dengan Wernicke's encephalopathy, yaitu gangguan otak serius akibat kekurangan vitamin B1 (tiamin).

Menurut ahli saraf Sun Guifang dari The First Affiliated Hospital of Zhengzhou University, kondisi ini bisa menyebabkan kebingungan, gangguan keseimbangan, gerakan mata tidak normal, dan masalah memori. Bahkan, cara berjalan perempuan tersebut disebut mirip penguin. Yang lebih mengkhawatirkan, gangguan berjalan ini bisa menetap dan tidak selalu bisa pulih sepenuhnya.

Mengenal Metode Bigu yang Berbahaya

Perempuan ini diketahui menjalani praktik bernama bigu, semacam puasa ekstrem yang hanya mengandalkan air dan qi (energi vital). Dalam kepercayaan tertentu, bigu diyakini bisa mencapai umur panjang dan transendensi. Namun, di era modern, metode ini sering dipakai untuk menurunkan berat badan dan detoksifikasi. Di media sosial China, topik ini viral dengan ratusan juta penayangan. Banyak yang mengaku berhasil turun lebih dari 10 kg hanya dengan air dan suplemen vitamin. Tapi, kesaksian pribadi bukan bukti aman. Justru, laporan tentang bahaya kesehatannya terus bermunculan.

Risiko Kesehatan yang Mengintai

Kasus ini bukan yang pertama. Pada 2020, seorang pria 26 tahun dari Heilongjiang meninggal setelah hanya minum air selama 52 hari. Sebelum meninggal, ia mengalami gejala seperti demensia. Ada juga perempuan di Zhejiang yang kehilangan 5 kg setelah puasa air sepekan sambil mengonsumsi pil energi. Bukannya sehat, ia malah mengalami kerusakan usus, infeksi bakteri, dan hipokalemia berat yang bisa mengancam nyawa.

Pakar mengingatkan bahwa penurunan berat badan tidak boleh mengorbankan kebutuhan dasar tubuh. Diet ekstrem membuat tubuh kekurangan energi, vitamin, mineral, elektrolit, dan nutrisi penting lain untuk otak dan organ. Menurut Sun Guifang, tubuh tidak bisa bekerja optimal tanpa asupan gizi yang cukup. Diet yang menghilangkan makanan dalam waktu lama bukan cara aman.

Cara Sehat Turunkan Berat Badan

Untuk Moms yang ingin menurunkan berat badan, jangan tergoda hasil instan. Pendekatan sehat adalah dengan tetap memenuhi kebutuhan gizi. Pola makan seimbang, konsumsi makanan minim proses, batasi gula dan lemak berlebih, serta cukup protein. Konsultasikan dengan dokter atau ahli gizi untuk strategi yang sesuai kondisi tubuh. Ingat, popularitas di media sosial bukan jaminan keamanan. Kesehatan adalah prioritas utama, bukan sekadar angka di timbangan.

Artikel ini membantu? Bagikan:
Maya Handayani

Tentang Penulis

Maya Handayani

Maya Handayani

Lihat semua artikel

Dapatkan Panduan Parenting Terbaru

Terima pilihan artikel parenting, kehamilan, kesehatan keluarga, resep, dan cerita ibu langsung ke email Anda.

Berita Terkait

Lihat Semua

Pilihan Editor

Lihat Semua