CeritaIbu.com
Update Parenting
Kesehatan

Studi Ungkap Faktor Genetik Lebih Dominan Pengaruhi Berat Badan Anak

Selama ini banyak yang percaya bahwa berat badan ibu saat hamil sangat menentukan risiko obesitas pada anak. Namun, studi terbaru justru mengungkap fakta mengejutkan: faktor keturunan dari kedua orang tua ternyata punya peran yang jauh lebih besar. Yuk, simak penjelasan selengkapnya, Bunda.

Fadila Utami
Fadila Utami

Fadila Utami

01 Juli 2026 15:04:00 3 menit baca 62 dibaca
Bagikan:
Studi Ungkap Faktor Genetik Lebih Dominan Pengaruhi Berat Badan Anak

Ringkasan Artikel

AI
  • Studi terbaru menunjukkan faktor genetik dari kedua orang tua lebih dominan memengaruhi berat badan anak dibandingkan berat badan ibu saat hamil.

*Ringkasan dibuat dengan bantuan AI

Bunda, menjaga berat badan ideal saat hamil memang penting untuk kesehatan ibu dan janin. Tapi, bagaimana dengan klaim bahwa berat badan ibu hamil bisa memicu obesitas pada anak? Sebuah studi kolaboratif internasional baru-baru ini memberikan perspektif baru yang menarik.

Penelitian Skala Besar dari Norwegia

Peneliti dari Bristol University, Queensland University, dan Norwegian Institute of Public Health menganalisis data lebih dari 86.000 anak di Norwegia, yang lahir antara tahun 1999 hingga 2009. Mereka melacak berat badan lahir dan indeks massa tubuh (IMT) anak sejak usia 6 bulan hingga 8 tahun. Selain itu, perilaku makan anak juga diamati saat mereka berusia 8 tahun.

Untuk memisahkan pengaruh genetik dan lingkungan, tim peneliti membandingkan data dari saudara kembar, saudara kandung, dan saudara tiri di beberapa generasi. Metode ini memungkinkan mereka mengukur seberapa besar hubungan IMT orang tua dan anak yang benar-benar disebabkan oleh faktor genetik.

Temuan Utama: Genetik Lebih Berperan

Hasil studi yang dipublikasikan di jurnal PLOS Medicine pada 23 Juni 2026 ini menunjukkan bahwa IMT ibu memang lebih kuat terkait dengan berat lahir anak dibandingkan IMT ayah. Namun, setelah anak lahir, hubungan antara IMT ibu dan ayah dengan IMT anak menjadi serupa, terutama pada usia 2 hingga 8 tahun.

Yang menarik, model statistik mengungkapkan bahwa faktor genetik menjelaskan sekitar 79 persen hubungan antara IMT ibu dan IMT anak saat usia 8 tahun, dan 94 persen hubungan dengan ayah. Artinya, gen yang diwariskan dari kedua orang tua memainkan peran dominan dalam menentukan berat badan anak.

Tidak hanya itu, IMT orang tua yang lebih tinggi juga dikaitkan dengan perilaku makan anak yang cenderung obesitas, seperti responsivitas terhadap makanan yang berlebihan dan makan karena emosi. Namun, peneliti belum bisa memastikan seberapa besar faktor genetik memengaruhi perilaku ini.

Pesan untuk Orang Tua: Tetap Jaga Kesehatan

Dr. Tom Pond, salah satu rekan peneliti, menegaskan bahwa obesitas cenderung diturunkan dalam keluarga, tetapi sulit mengetahui penyebab pastinya. "Hasil kami menunjukkan bahwa hubungan antara IMT orang tua dan anak hingga usia 8 tahun sebagian besar disebabkan oleh gen yang diwariskan," ujarnya.

Meski begitu, Dr. Pond menekankan bahwa calon orang tua tetap perlu menjaga berat badan sehat. "Ini mungkin tidak cukup untuk memastikan anak memiliki berat badan yang sehat, tetapi tetap penting," tambahnya.

David Evans dari Queensland University juga mengungkapkan hal serupa. Menurutnya, obesitas pada ibu selama kehamilan memang berdampak pada berat lahir anak, tetapi efeknya terhadap risiko obesitas di masa depan lebih banyak dijelaskan oleh transmisi gen.

Peneliti mengingatkan bahwa temuan ini tidak berarti obesitas pada anak tidak bisa dicegah. Pola makan sehat, aktivitas fisik, dan lingkungan yang mendukung tetap menjadi kunci. Jadi, Bunda tidak perlu khawatir berlebihan. Yang terpenting adalah menjalani kehamilan dengan sehat dan memberikan pola asuh yang baik setelah si kecil lahir.

Semoga informasi ini bermanfaat, ya!

Artikel ini membantu? Bagikan:
Fadila Utami

Tentang Penulis

Fadila Utami

Fadila Utami

Lihat semua artikel

Dapatkan Panduan Parenting Terbaru

Terima pilihan artikel parenting, kehamilan, kesehatan keluarga, resep, dan cerita ibu langsung ke email Anda.

Berita Terkait

Lihat Semua

Pilihan Editor

Lihat Semua