Setiap tahun, pemerintah mengadakan Bulan Imunisasi Anak Sekolah (BIAS) sebagai bagian dari upaya menjaga kesehatan anak usia sekolah. Program ini berlangsung di sekolah-sekolah dan menyasar siswa SD hingga SMP. Tujuannya jelas: melindungi mereka dari penyakit menular yang bisa mengganggu proses belajar dan tumbuh kembang.

Melansir dari Kementerian Kesehatan RI, BIAS merupakan layanan imunisasi dalam kerangka Upaya Kesehatan Sekolah (UKS). Dengan imunisasi rutin, anak-anak terhindar dari difteri, tetanus, campak, rubela, hingga kanker leher rahim yang bisa menyebabkan kesakitan serius, kecacatan, bahkan kematian. Jadi, imunisasi bukan hanya untuk bayi, tapi juga lanjutan di usia sekolah dasar.

Jadwal Imunisasi BIAS 2026

Pelaksanaan BIAS 2026 dibagi dalam dua tahap, yaitu Agustus untuk vaksin MR dan HPV, serta November untuk vaksin DT dan Td. Berikut rinciannya:

  • Kelas 1 SD (usia 7 tahun): Agustus - MR, November - DT
  • Kelas 2 SD (usia 8 tahun): November - Td
  • Kelas 5 SD (usia 11 tahun): Agustus - HPV, November - Td
  • Kelas 6 SD (usia 12 tahun): Agustus - HPV
  • Kelas 9 SMP (usia 15 tahun): Agustus - HPV

Bunda, pastikan anak mendapatkan imunisasi sesuai jadwal di sekolah atau fasilitas kesehatan terdekat.

Manfaat Setiap Jenis Imunisasi

Setiap vaksin punya peran penting. Berikut manfaatnya:

  • Imunisasi MR (Campak & Rubella): Melindungi dari campak yang bisa memicu pneumonia, radang otak, kebutaan, dan kematian.
  • Imunisasi DT dan Td: Mencegah difteri dan tetanus, dua penyakit yang sangat berbahaya.
  • Imunisasi HPV: Melindungi dari infeksi virus HPV penyebab kanker leher rahim, serta jenis kanker lain pada pria.

Vaksin HPV untuk Anak Laki-laki?

Banyak yang bertanya, kenapa anak laki-laki perlu vaksin HPV? Ternyata, vaksin ini tidak hanya untuk perempuan. Kemenkes RI dan UNICEF menjelaskan beberapa alasannya:

  • Melindungi anak laki-laki dari risiko kanker anus, penis, dan tenggorokan di masa depan.
  • Dengan kekebalan yang terbentuk, anak laki-laki tidak menjadi pembawa virus, sehingga rantai penularan HPV bisa terputus.

Studi menunjukkan vaksin HPV efektif hampir 100 persen jika diberikan sejak dini, dan perlindungannya bertahan lebih dari 10 tahun. Kabar baiknya, untuk anak di bawah 20 tahun, cukup satu dosis saja.

Lokasi Pemberian Vaksin HPV untuk Anak Laki-laki

Pada Agustus 2026, pemberian vaksin HPV untuk anak laki-laki di program BIAS baru diterapkan di tiga provinsi: Daerah Istimewa Yogyakarta, DKI Jakarta, dan Bali. Ini adalah langkah awal sebelum diperluas ke provinsi lain.

Menurut Direktur Imunisasi Kemenkes RI, dr. Indri Yogyaswari, rencananya pada 2027 akan ditambah tiga provinsi lagi, yaitu Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Banten. Kemudian pada 2028 menyusul Jawa Timur, sebelum akhirnya menjangkau seluruh Indonesia.

Jadi, bagi Bunda yang anaknya tinggal di tiga provinsi tersebut, pastikan mereka mendapatkan vaksin HPV gratis di sekolah atau puskesmas. Ini adalah kesempatan emas untuk melindungi masa depan mereka.

Semoga informasi ini bermanfaat, Bunda. Jangan lupa untuk selalu memantau jadwal imunisasi anak ya!

Reporter: Anisa Wahyuni