Publik baru-baru ini dihebohkan dengan kabar yang menyebut Ruben Onsu kedatangan debt collector pinjaman online (pinjol) di kediamannya. Isu ini tentu saja langsung menjadi perbincangan hangat di media sosial. Banyak yang penasaran, benarkah presenter kondang ini sampai meminjam uang ke pinjol?
Menanggapi hal tersebut, sang kuasa hukum, Minola Sebayang, langsung angkat bicara. Dengan tegas, ia membantah tudingan itu dan menganggap isu tersebut tidak masuk akal. Ia pun menyoroti beberapa kejanggalan yang membuatnya yakin kabar ini hanyalah hoaks belaka.
Aturan OJK dan Alur Penagihan Pinjol
Minola menjelaskan, proses penagihan pinjaman online sebenarnya sudah diatur ketat oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Ada aturan main yang harus dipatuhi, termasuk soal jam penagihan. Debt collector tidak bisa seenaknya mendatangi rumah nasabah di sembarang waktu.
"Kalau pinjol, OJK itu sudah ada aturannya, tidak boleh menagih ke rumah di atas jam 10. Harus di jam kerja, itu jam 10," ujar Minola saat ditemui di kawasan Kuningan, Jakarta Pusat, Kamis (30/7/2026).
Menurutnya, jika benar ada penagihan, seharusnya pihak penagih mematuhi regulasi yang berlaku. Hal ini justru menjadi salah satu alasan mengapa kabar tersebut patut dipertanyakan kebenarannya.
Logika yang Sulit Diterima
Lebih lanjut, Minola mempertanyakan logika di balik isu tersebut. Menurutnya, sangat tidak masuk akal jika Ruben, yang memiliki akses luas ke layanan perbankan, justru memilih pinjol yang dikenal dengan bunganya yang tinggi.
"Jadi perlu dipertanyakan. Tapi yang pasti, ngapain Ruben pinjol? Kalau dia bisa pinjam ke bank, gitu loh. Ya jadi itu yang perlu kami sampaikan," jelasnya.
Pernyataan ini sekaligus menegaskan bahwa sosok seperti Ruben tentu memiliki banyak opsi finansial yang lebih baik dan aman dibandingkan harus berurusan dengan pinjaman online.
Alamat Lama yang Jadi Sorotan
Kejanggalan lain yang disorot adalah alamat yang disebut-sebut didatangi debt collector. Minola menegaskan bahwa rumah tersebut bukan lagi tempat tinggal Ruben. Ia sudah lama pindah dari sana, sehingga informasi tentang alamat itu sudah tidak relevan.
"Ruben itu rumahnya bukan di sana. Alamat terbarunya sudah ada. Kerjanya di stasiun televisi. Itu kan sudah beritanya sudah ke mana-mana. Ini gak lihat berita ini debt collector-nya?" katanya.
Pernyataan ini mengindikasikan bahwa jika ada pihak yang datang ke rumah lama, bisa jadi mereka salah alamat atau bahkan sengaja menyebarkan isu untuk tujuan tertentu.
Imbauan untuk Publik
Minola pun mengimbau masyarakat untuk lebih bijak dalam menyikapi informasi yang beredar. Ia mengingatkan agar publik tidak mudah percaya pada isu yang belum jelas kebenarannya, terlebih terkait kehidupan pribadi seseorang.
"Bahwa Ruben sudah bercerai dan Ruben nggak tinggal sama lagi dengan S. Ngapain itu pinjol datang ke rumah yang bukan rumahnya Ruben, gitu loh," pungkasnya.
Ia berharap isu ini segera mereda dan tidak menimbulkan kesalahpahaman yang lebih jauh. Yang terpenting, semua pihak harus kembali pada fakta dan tidak mudah terprovokasi oleh kabar yang belum tentu benar.