Rasa insecure memang bisa datang pada siapa saja, termasuk para ibu yang setiap hari bergelut dengan banyak peran. Namun tahukah kamu, bahwa rasa tidak aman ini seringkali bukan bawaan lahir, melainkan hasil dari kebiasaan yang kita lakukan berulang kali? Berikut ini beberapa kebiasaan yang perlu kamu waspadai.

1. Terlalu Sering Mengkritik Diri Sendiri

Sejak kecil, kita mungkin diajari bahwa bersikap keras pada diri sendiri adalah kunci sukses. Padahal, kritik berlebihan pada diri sendiri justru membuatmu semakin tidak percaya diri. Alih-alih memotivasi, kebiasaan ini hanya memperkuat rasa insecure. Cobalah mengganti kritik dengan afirmasi positif setiap kali kamu merasa gagal.

2. Suka Mengkritik Orang Lain

Pernah merasa lebih baik setelah mengomentari kekurangan orang lain? Itu adalah mekanisme pertahanan diri yang sebenarnya hanya menutupi rasa tidak amanmu. Dalam jangka panjang, kebiasaan ini justru merusak hubungan dan membuatmu merasa lebih buruk. Lebih baik fokus pada pengembangan diri sendiri daripada sibuk menilai orang lain.

3. Kebiasaan Minta Nasihat Terus-Menerus

Meminta nasihat memang wajar, tapi jika dilakukan setiap kali bingung, kamu jadi tidak terbiasa mengambil keputusan sendiri. Rasa percaya diri tumbuh saat kamu berani menghadapi ketakutan dan bertindak meski ragu. Jadi, cobalah selesaikan masalah sendiri dulu sebelum meminta pendapat orang lain.

4. Sering Mencari Kepastian dari Orang Lain

Kebiasaan bertanya, "Apakah aku sudah benar?" atau "Kamu yakin ini baik?" secara terus-menerus hanya membuat otakmu terbiasa merasa lemah dan bergantung. Belajarlah untuk menerima ketidakpastian dan percaya pada penilaianmu sendiri.

5. Ragu-Ragu dalam Mengambil Keputusan

Meragukan setiap pilihan yang diambil bisa menjadi lingkaran setan yang memperkuat rasa insecure. Untuk mengatasinya, cobalah untuk berhenti memikirkan ulang keputusan yang sudah diambil. Yakinlah bahwa setiap pilihan memiliki konsekuensi yang bisa dihadapi.

6. Membayangkan Hal Buruk Terus-Menerus

Overthinking tentang kemungkinan terburuk membuat duniamu terlihat menakutkan. Padahal, belum tentu semua yang kamu khawatirkan akan terjadi. Latih dirimu untuk fokus pada hal-hal positif dan realistis, bukan pada skenario bencana yang belum tentu terjadi.

Merasa insecure bukanlah vonis seumur hidup. Dengan menyadari dan mengubah kebiasaan-kebiasaan ini, kamu bisa membangun kepercayaan diri yang lebih kuat. Mulailah dari langkah kecil, ya, Bu!

Reporter: Fadila Utami