Bagi Mela Pujayanti, lolos ke 53 besar D'Academy 8 adalah mimpi yang jadi nyata. Namun, kebahagiaan itu juga dibarengi rasa deg-degan yang campur aduk. 'Jujur, ini tuh deg-degan, senang, kayak ah campur aduk deh. Intinya senang banget, insyaallah ya. Doain ya,' ungkapnya saat ditemui di Studio 5 Emtek City, Jakarta Barat.

Fokus pada Persiapan Mental

Mela sadar persaingan di Grup 4 sangat ketat. Tapi ia memilih tidak memikirkan lawan, melainkan fokus pada diri sendiri. 'Aku nggak mandang semua bagus, cuma di setiap orang tuh punya karakter masing-masing. Jadi itu balik lagi ke rezeki dan selera juri,' jelasnya.

Baginya, mental adalah kunci utama. 'Tentunya mental ya itu nomor satu. Mental, suara, tentu aja udah itu sama kita berdoa sih jalur langit,' tambahnya. Ia juga terus mengasah kemampuan vokal agar penampilannya maksimal.

Dukungan Keluarga dari Bandung

Semangat terbesar Mela datang dari keluarga di Bandung. Mereka selalu mendukung dari jauh, dan hal itu membuatnya ingin terus melangkah. 'Ya intinya aku ya tetap harus belajar, mungkin di luaran sana rezeki aku gitu. Alhamdulillah pastinya senang, bersyukur banget bisa dikasih kesempatan yang emas ini,' katanya.

Mela berharap bisa terus berprestasi, namun ia juga siap menerima hasil apa pun. 'Doain aja, semoga saya bisa kasih yang terbaik dan mengharumkan nama Bandung,' pungkasnya.

Reporter: Sania Putri