Film horor Indonesia kembali menorehkan prestasi membanggakan di kancah internasional. Karya terbaru yang mengangkat tema supranatural berhasil menggelar pemutaran perdana dunia di Bucheon International Fantastic Film Festival (BIFAN) 2026, sebuah festival film fantasi dan horor terbesar di Korea Selatan.
Ribuan Penonton Antusias
Pemutaran perdana film ini berlangsung di Bucheon City Hall Main Theatre yang dipadati ribuan penonton. Mereka datang untuk menyaksikan kisah horor yang mengambil latar rumah sakit angker di Korea. Yang menarik, film ini terinspirasi dari kisah nyata Rumah Sakit Gonjiam yang terkenal seram.
Sentuhan Budaya Lokal yang Unik
Sutradara berbakat Anggy Umbara dengan cerdik memasukkan unsur ritual mistis khas Indonesia ke dalam cerita yang berlatar di Korea. Perpaduan dua budaya horor ini menciptakan sensasi ketakutan yang berbeda dan unik. Penonton dibuat penasaran dengan perpaduan antara mitos lokal dan legenda urban Korea.
Pihak penyelenggara festival pun memberikan sambutan hangat kepada tim produksi Indonesia. Mereka mengapresiasi keberanian sineas Indonesia dalam menghadirkan cerita horor yang segar dan berbeda. Keberhasilan ini membuktikan bahwa film horor Indonesia mampu bersaing di level internasional.
Kebanggaan untuk Indonesia
Pencapaian ini tentu menjadi kebanggaan tersendiri bagi industri film Tanah Air. Film horor Indonesia tidak hanya sukses di dalam negeri, tetapi juga mampu menembus pasar global. Semoga prestasi ini bisa menginspirasi sineas muda lainnya untuk terus berkarya dan mengharumkan nama bangsa.