Depresi pasca melahirkan atau postpartum depression (PPD) adalah kondisi yang membuat Ibu merasa sedih berkepanjangan, kehilangan semangat, dan mudah cemas setelah persalinan. Meski tidak semua kasus bisa dihindari, riset menunjukkan kebiasaan sehat saat hamil bisa menurunkan risikonya. Berikut delapan kebiasaan yang bisa Ibu lakukan sejak masa kehamilan.
1. Self Check-in Setiap Pagi
Luangkan beberapa menit setiap pagi untuk memeriksa perasaan dan kondisi fisik. Duduklah dengan nyaman, tarik napas dalam, dan rasakan tubuh Ibu. Apakah ada bagian yang tegang atau tidak nyaman? Kenali emosi yang muncul dan beri nama. Teknik ini disebut emotion naming yang bisa menenangkan otak.
2. Jalan Kaki Rutin
Aktivitas fisik ringan seperti jalan kaki sangat baik untuk kesehatan mental. Gerakan tubuh dan paparan udara segar membantu mengurangi stres, memperbaiki suasana hati, dan meningkatkan kualitas tidur. Cukup 10-15 menit setiap hari sudah memberikan manfaat besar.
3. Konsumsi Makanan Bergizi
Nutrisi berperan penting dalam mengatur suasana hati. Pastikan Ibu mengonsumsi makanan kaya omega-3, folat, vitamin B, dan zat besi. Kekurangan zat gizi ini terkait dengan risiko depresi. Ibu hamil dan menyusui perlu perhatian ekstra pada asupan harian.
4. Menulis Jurnal
Menulis catatan harian membantu Ibu mengekspresikan perasaan tanpa beban. Tidak perlu panjang-panjang, cukup tulis apa yang dirasakan atau disyukuri setiap hari. Kebiasaan ini melatih pikiran untuk lebih positif dan mengurangi kecemasan.
5. Self-care Sederhana
Lakukan satu hal kecil untuk diri sendiri setiap hari, seperti mandi air hangat, mendengarkan musik, atau membaca buku. Self-care bukan egois, tapi cara mengisi ulang energi mental Ibu.
6. Manfaatkan Air untuk Relaksasi
Suara atau sentuhan air bisa memberikan efek menenangkan. Cobalah berendam kaki di air hangat, mandi dengan aromaterapi, atau sekadar mendengarkan suara air mengalir. Sensasi ini membantu merilekskan sistem saraf.
7. Cari Dukungan Sosial
Jangan ragu untuk berbagi perasaan dengan pasangan, keluarga, atau teman. Bergabung dengan komunitas ibu hamil juga bisa menjadi tempat berbagi pengalaman. Dukungan sosial adalah benteng kuat melawan depresi.
8. Rayakan Pencapaian Kecil
Setiap hari, akui satu hal yang sudah Ibu lakukan dengan baik, sekecil apa pun itu. Misalnya, berhasil bangun pagi atau menyelesaikan pekerjaan rumah. Rasa pencapaian ini membangun kepercayaan diri dan motivasi.
Ingatlah, kebiasaan ini bukan pengganti pengobatan medis. Jika Ibu merasa gejala depresi mengganggu, segera konsultasi ke dokter atau psikolog. Dengan langkah kecil yang konsisten, Ibu bisa menjaga kesehatan mental sejak masa kehamilan.