Bu Rina (47) tidak pernah membayangkan akan menjadi tulang punggung keluarga sendirian. Ketika suaminya meninggal saat anak bungsu baru berusia 2 tahun, dunianya runtuh.
"Saya menangis semalaman. Tapi pagi harinya, tiga anak saya butuh sarapan," ceritanya.
Dengan modal keterampilan memasak, Bu Rina memulai usaha katering kecil-kecilan dari dapur rumahnya di Bekasi. Perlahan, usahanya berkembang. Ia mulai menerima pesanan dari kantor-kantor sekitar.
Kunci Kesuksesan Bu Rina:
- Libatkan anak dalam usaha keluarga sejak kecil
- Jangan pernah berbohong tentang kondisi keuangan kepada anak
- Tanamkan nilai bahwa pendidikan adalah warisan terbaik
Hari ini, anak pertamanya sudah lulus S1 Teknik dan bekerja di perusahaan teknologi. Anak kedua sedang menempuh semester akhir di Fakultas Kedokteran. Anak bungsu baru masuk kuliah jurusan Hukum.
"Saya tidak kaya materi. Tapi saya kaya anak-anak yang baik," kata Bu Rina, dengan mata berkaca-kaca.