Pertengkaran sengit terjadi saat Rara dan Funny mendatangi Linda. Dalam kepanikan, Linda tak sengaja membocorkan rahasia terbesarnya: Fathan ternyata tidak meninggal. Makam yang selama ini dikunjungi hanyalah rekayasa agar Khansa pergi menjauh.

Alih-alih marah, Rara dan Funny justru mendukung rencana Linda. Mereka sepakat untuk terus menyembunyikan kebenaran dari Khansa, karena mereka membenci perempuan itu.

Sementara itu, kondisi Fathan mulai pulih. Ia bertekad mencari Khansa dengan memasang pengumuman orang hilang di televisi. Namun, Linda berpura-pura stres berat untuk menghentikannya. Vionika, yang licik, menawarkan bantuan namun punya maksud tersembunyi.

Vionika menghubungi Khansa dengan alasan mengirim kalung peninggalan Fathan. Tanpa curiga, Khansa memberitahu lokasinya di Bandung. Segera setelah itu, Vionika membayar slot iklan nasional, tetapi dengan syarat siaran tidak mencakup wilayah Jawa Barat. Dengan begitu, Khansa di Bandung tidak akan melihat pengumuman Fathan.

Di Bandung, Khansa kembali mendapat masalah. Saat makan bersama keluarga Anggun, Pasha bertindak tidak sopan dengan mengganggu Khansa di bawah meja. Khansa spontan menginjak kaki Pasha hingga ia berteriak kesakitan.

Nadira, yang melihat kejadian itu, langsung marah besar. Ia menuduh Khansa menggoda suaminya, tanpa tahu bahwa Pasha yang memulainya. Khansa hanya bisa pasrah menghadapi tuduhan tak adil.

Menjelang malam, Rangga mencoba menghibur Khansa dengan membuatkan kopi. Gestur kecil itu membuat suasana kembali hangat. Anggun diam-diam memperhatikan kedekatan mereka dengan perasaan haru.

Akankah Fathan berhasil menemukan Khansa meskipun dihalangi Vionika dan Linda? Atau Khansa akan semakin terpuruk dalam jebakan yang dibuat orang-orang di sekitarnya? Saksikan kelanjutan drama yang semakin menegangkan ini.

Reporter: Maya Handayani