CeritaIbu.com
Update Parenting
Gaya Hidup

Kisah Bernadya: Royalti Lagu Pertama Selamatkan Keluarga Saat Pandemi

Siapa sangka, di balik kesuksesan Bernadya sebagai penyanyi muda berbakat, tersimpan kisah pilu yang justru menjadi titik balik hidupnya. Saat pandemi melanda, ibu yang menjadi tulang punggung keluarga harus berhenti praktik. Namun, dari situasi sulit itulah, lagu pertama Bernadya muncul sebagai penyelamat.

Hestia Ramadhani
Hestia Ramadhani

Hestia Ramadhani

03 Juli 2026 23:08:00 2 menit baca 66 dibaca
Bagikan:
Kisah Bernadya: Royalti Lagu Pertama Selamatkan Keluarga Saat Pandemi

Ringkasan Artikel

AI
  • Kisah Bernadya yang berhasil menyelamatkan ekonomi keluarga lewat royalti lagu pertama saat pandemi, menginspirasi banyak orang untuk terus berkarya.

*Ringkasan dibuat dengan bantuan AI

Kisah perjuangan Bernadya di industri musik Indonesia memang menginspirasi. Namun, tahukah kamu kalau awal kesuksesannya justru dimulai dari masa paling berat keluarganya? Dalam podcast Raditya Dika, Bernadya blak-blakan menceritakan momen ketika pandemi Covid-19 membuat ibunya harus menutup klinik praktik.

Saat Tulang Punggung Keluarga Tak Bisa Bekerja

Bernadya mengaku bahwa ibunya adalah sumber penghasilan utama keluarga. Saat pandemi datang, semua praktik dilarang, dan otomatis pemasukan keluarga terhenti. “Mamaku berhenti praktik ketika pandemi, kan nggak boleh. Sementara penghasilan terbesar keluarga ini kan mamaku, adalah tulang punggung,” ujar Bernadya dengan nada haru.

Di tengah kekhawatiran itu, tanpa diduga, lagu-lagu yang ia rilis secara independen mulai menghasilkan pendapatan dari platform musik digital. “Dari laguku tiba-tiba menghasilkan sesuatu yang bikin kita bisa bertahan hidup,” katanya. Namun, bukan sekadar bertahan hidup, jumlah royalti yang diterima jauh melebihi ekspektasi. “Bukan bertahan hidup, itu jauh melebihi bertahan hidup. Kayak hidupnya bisa sampai seribu kali gitu,” tambahnya sambil tersenyum.

Proses Mandiri yang Membuahkan Hasil

Yang menarik, semua proses distribusi lagu dilakukan Bernadya sendiri bersama sang ayah. Mereka mengunggah lagu lewat agregator digital dan mengurus administrasi royalti tanpa bantuan label besar. Raditya Dika yang penasaran pun bertanya tentang besar royalti yang diterima. “Semengagetkan itu, karena bener-bener pada saat itu besar, Kak Radit. Besar untuk anak SMA, dan untuk masa pandemi. Kaget,” ungkap Bernadya.

Yang pertama mengetahui nominal royalti tersebut adalah ayah Bernadya. “Papaku,” jawabnya saat ditanya. Sang ayah langsung mendorongnya untuk terus berkarya. “Dari situ papaku bilang, ‘Kamu harus bikin lagu baru lagi,’” kenang Bernadya sambil tertawa.

Dari Pandemi ke Puncak Sukses

Keputusan untuk terus menulis lagu terbukti menjadi langkah awal menuju kesuksesan. Kini, lagu-lagu Bernadya mendominasi tangga lagu digital dan menjadikannya salah satu penyanyi muda dengan basis pendengar terbesar di Indonesia. Kisah ini menjadi bukti bahwa di balik setiap kesulitan, selalu ada peluang bagi mereka yang mau berusaha dan percaya pada diri sendiri.

Artikel ini membantu? Bagikan:
Hestia Ramadhani

Tentang Penulis

Hestia Ramadhani

Hestia Ramadhani

Lihat semua artikel

Dapatkan Panduan Parenting Terbaru

Terima pilihan artikel parenting, kehamilan, kesehatan keluarga, resep, dan cerita ibu langsung ke email Anda.

Berita Terkait

Lihat Semua

Pilihan Editor

Lihat Semua