Kisah Hangat di Balik 11 Tahun Perjalanan Kopi yang Menyatukan Tetangga
Lebih dari sekadar bisnis kopi, perjalanan 11 tahun sebuah merek kopi lokal membuktikan bahwa kesuksesan sejati diukur dari kehangatan hubungan dengan sesama. Dari 1 gerai hingga 80 toko, inilah cerita tentang bagaimana secangkir kopi bisa menjadi jembatan persaudaraan.
Sri Rahayu
Ringkasan Artikel
AI- Kisah 11 tahun perjalanan merek kopi lokal yang tumbuh dari 1 gerai menjadi 80 toko, dengan fokus pada kehangatan hubungan dengan tetangga, pemberdayaan UMKM, dan komitmen pada keberlanjutan.
*Ringkasan dibuat dengan bantuan AI
Pernahkah Anda membayangkan bahwa secangkir kopi bisa menjadi alasan untuk saling peduli dan hadir bagi satu sama lain? Inilah yang terjadi pada sebuah merek kopi asal Indonesia yang baru saja merayakan ulang tahunnya yang ke-11. Dengan tema 'Sewelas Asih', perayaan tahun ini bukan hanya tentang bertambahnya usia, melainkan ajakan untuk terus merawat rasa sayang dan kebersamaan, terutama dengan tetangga sekitar.
Dari Satu Gerai Menjadi Keluarga Besar
Berawal dari sebuah toko kecil di Cipete Raya pada tahun 2015, kini merek kopi ini telah berkembang menjadi 80 gerai yang tersebar di 11 kota, bahkan hingga ke Amsterdam. Namun, yang membuat mereka bangga bukanlah jumlah gerainya, melainkan kemampuan untuk tetap dekat dengan pelanggan, yang mereka sapa akrab sebagai 'tetangga'. Setiap harinya, lebih dari 85.000 cangkir kopi dinikmati, dan di balik setiap cangkir ada 1.096 barista, cook, helper, dan crew yang bekerja dengan hati.
Menghadapi Tantangan dengan Kehangatan
Perjalanan selama 11 tahun tentu tidak selalu mulus. Tantangan ekonomi, perubahan cuaca yang mempengaruhi biji kopi, hingga dinamika rantai pasok menjadi ujian tersendiri. Namun, justru di tengah kesulitan itulah kebersamaan semakin terasa. Tahun lalu, bencana di Aceh Tengah sempat merusak perkebunan kopi yang menjadi sumber kehidupan banyak petani. Peristiwa ini mengingatkan bahwa secangkir kopi adalah hasil kerja keras banyak orang, penuh cerita dan harapan.
Meski penuh tantangan, kinerja merek ini tetap positif. Pendapatan meningkat 44% dari tahun sebelumnya, dengan pertumbuhan rata-rata 68% dalam tiga tahun terakhir. Laba bersih juga naik 8%. Namun, bagi mereka, angka-angka ini bukan sekadar keuntungan finansial, melainkan bukti bahwa kolaborasi dan hubungan baik dengan para tetangga mampu melewati badai.
Berkomitmen pada Keberlanjutan dan Pemberdayaan
Kesuksesan ini tidak membuat mereka lupa untuk berbagi. Program reforestasi telah menanam lebih dari 13.000 pohon di Garut dan Kapuas Hulu bersama Yayasan Tanah Air Semesta dan Bumiterra. Di sisi lain, pengelolaan limbah dilakukan bersama Waste4Change, DUITIN, dan Envmission, yang telah menangani lebih dari 1.124 ton sampah operasional.
Yang lebih mengharukan, mereka juga menggandeng UMKM di Gunung Sindur untuk mengolah limbah kemasan kopi dan krimer menjadi tas yang dapat digunakan kembali. Program ini melibatkan 40 perempuan pengrajin, memberikan mereka peluang pendapatan baru dan memberdayakan masyarakat setempat.
Perayaan yang Menyatukan Semua Pihak
Puncak perayaan ulang tahun ke-11 ini diisi dengan acara 'Kumpul Tetangga TUKU', yang menghadirkan 11 orang dari berbagai latar belakang yang menjadi bagian dari perjalanan mereka. Ada petani, barista, mitra UMKM, hingga para penjaga nilai yang membuat merek ini terus hidup. CEO & Founder, Andanu Prasetyo, menyampaikan rasa syukur yang mendalam, "Terima kasih kepada seluruh tetangga yang sudah berjalan bersama kami. Semua yang kami lakukan adalah bentuk rasa syukur. TUKU bukan hanya tentang kopi, tetapi tentang berbagi cerita, berbagi hari, dan berbagi hidup."
Semangat 'Sewelas Asih' menjadi pengingat bahwa perjalanan ini tidak pernah dilakukan sendiri. Kehadiran para tetangga adalah bagian penting dari setiap langkah. Bersama-sama, mereka terus bergerak, menggerakkan ekonomi lokal dari hulu ke hilir, dan menyebarkan kehangatan melalui secangkir kopi.
Dapatkan Panduan Parenting Terbaru
Terima pilihan artikel parenting, kehamilan, kesehatan keluarga, resep, dan cerita ibu langsung ke email Anda.
Berita Terkait
Lihat Semua
Inspirasi
Perempuan-perempuan di Balik Meja Reparasi yang Kerap Terlewat
07 Agustus 2026
Inspirasi
Rahasia Mengelola Risiko Finansial agar Bisnis Makin Kokoh
26 Juni 2026
Gaya Hidup
Rekomendasi Film Hangat tentang Cinta dan Penyembuhan Luka Batin
31 Juli 2026
Inspirasi
Kisah Perjuangan Wanita: Drama China tentang Merintis Bisnis dari Nol
01 Juli 2026
Inspirasi
Rahasia Nama Bayi dari Bintang yang Penuh Makna
28 Juli 2026
Inspirasi