Banyak ibu mungkin bertanya-tanya, mana yang lebih baik untuk jantung: susu full cream atau susu skim? Pertanyaan ini muncul karena susu full cream mengandung lemak jenuh lebih tinggi, yang selama ini dikaitkan dengan risiko penyakit jantung. Namun, pandangan itu mulai bergeser seiring penelitian terbaru.
Perbedaan Lemak dan Kalori
Perbedaan utama keduanya terletak pada kandungan lemak dan kalori. Dalam satu cangkir (240 ml), susu full cream memiliki sekitar 5 gram lemak jenuh dan 149 kalori. Sementara susu skim hampir tanpa lemak jenuh dan hanya 91 kalori. Selisih 58 kalori per cangkir mungkin kecil, tapi bisa berarti jika Anda minum beberapa kali sehari.
Lemak Susu Tidak Seburuk yang Dikira?
Lemak jenuh memang dapat meningkatkan kolesterol LDL (jahat). Tapi, lemak dalam susu berbeda dengan lemak jenuh pada daging berlemak atau mentega. Susu mengandung asam lemak rantai pendek dan menengah yang mungkin tidak berdampak sama pada jantung. Sebuah pedoman diet terbaru bahkan memasukkan susu full cream sebagai bagian dari pola makan sehat.
Caroline West Passerrello, ahli diet, menyatakan bahwa bukti yang berkembang menunjukkan produk susu tinggi lemak seperti susu, yoghurt, dan keju tidak meningkatkan risiko penyakit kardiovaskular sebesar mentega dan daging berlemak. Jadi, tidak tepat jika menganggap susu full cream otomatis tidak sehat.
Nutrisi Penting yang Sama
Terlepas dari perbedaan lemak, kedua jenis susu menyediakan nutrisi penting yang mirip. Satu cangkir susu full cream atau skim sama-sama memberikan sekitar 300 mg kalsium dan 8 gram protein. Keduanya juga mengandung fosfor dan vitamin yang mendukung fungsi tubuh, termasuk membantu mengatur tekanan darah.
Jadi, Pilih yang Mana?
Kuncinya adalah menyesuaikan dengan kebutuhan dan pola makan Anda. Jika Anda membutuhkan lebih banyak kalori, susu full cream bisa jadi pilihan praktis. Sebaliknya, jika sedang membatasi kalori, susu skim atau rendah lemak bisa membantu tanpa kehilangan protein dan kalsium.
Yang lebih penting adalah melihat pola makan secara keseluruhan. Kesehatan jantung tidak ditentukan oleh satu jenis makanan saja. Jika Anda ingin mengurangi lemak jenuh, imbangi dengan sumber lemak tak jenuh seperti minyak zaitun, ikan, alpukat, dan biji labu. Dengan pola makan seimbang, susu full cream maupun skim sama-sama bisa menjadi bagian dari menu harian keluarga.