Kabar bahagia datang dari keluarga kecil Gilang Dirga dan Adiezty Fersa. Setelah perjalanan panjang yang penuh lika-liku, Adiezty resmi menyandang gelar sarjana. Sang suami, Gilang, tak bisa menyembunyikan rasa bangga dan haru atas pencapaian istrinya. Melalui unggahan di media sosial, Gilang menuliskan betapa kagumnya ia melihat perjuangan Adiezty yang harus membagi peran sebagai ibu, istri, dan pekerja sambil menyelesaikan studi.

“Alhamdulillaah, selamat atas pencapaianmu ya sayang. Akhirnya perjuangan melanjutkan kuliah setelah 18 tahun Insya Allah mendapatkan hasil yang memuaskan. Udah gitu kuliahnya kadang di Senayan, kadang ‘disonoan’, jauuuh amat gedungnya. Musti bangun pagi, ngerjain tugas, ketemu dosen, belum lagi kerjaan, meeting, jadi ibu, jadi istri, wah ga kebayang jadi kamu. Hebat kamu sayangku,” tulis Gilang dalam unggahannya.

Inspirasi bagi Sang Suami

Tak hanya sebagai pendukung, Gilang juga mengaku terinspirasi oleh kegigihan Adiezty. Ia pun berniat untuk melanjutkan pendidikan S1-nya setelah melihat konsistensi istrinya. “Jangan lupa bilang makasih buat diri sendiri ya, makasih juga dari aku karena udah menginspirasiku untuk melanjutkan S1. Aku dan Gin bangga punya kamu. Welcome (otw) Adiezty Fersa, S.I.Kom!!!” lanjutnya.

Balasan Manis Adiezty

Menanggapi unggahan sang suami, Adiezty membalas dengan penuh canda dan rasa terima kasih. Ia mengapresiasi dukungan Gilang selama masa kuliahnya, termasuk hadiah bunga dan kartu ucapan yang diberikan. Tak lupa, ia menyelipkan ucapan terima kasih untuk dana kuliah yang telah diberikan. “Terima kasih sayangkuuu, buat supportnya, buat kehadirannya, buat bunga dan sweet cardnya, dan buat DANA KULIAHNYA hahahaha… ilyyy,” tulis Adiezty di kolom komentar.

Perjalanan Panjang Meraih Mimpi

Adiezty menceritakan bahwa ia pertama kali memulai kuliah pada tahun 2008. Namun, dua tahun kemudian, ia memilih untuk berhenti sementara demi mengejar karier. Meskipun demikian, ia selalu menyimpan keyakinan bahwa suatu hari ia akan kembali. Keyakinan itu terwujud pada tahun 2024, saat putranya, Gin, berusia dua tahun. Dorongan dari sang ibu menjadi faktor utama yang membuatnya kembali ke bangku kuliah.

Pada tahun 2026, Adiezty akhirnya menjalani sidang skripsi. Momen tersebut terasa istimewa karena ia langsung diuji oleh Rektor dan Dekan. Sidang berjalan lancar, meskipun ada revisi kecil yang harus ia selesaikan. “2008, I walked into this university with big dreams. 2010, I chose to press pause and pursue my career. I thought I’d continue ‘someday’... dan ternyata that ‘someday’ took 14 YEARS. 2024, ketika Gin umur 2 tahun, akhirnya aku memutuskan untuk melanjutkan kuliah. (Thanks to my Mama yang selalu encourage untuk menyelesaikan S1). And yesterday, in 2026, I FINALLY made it through my undergraduate thesis defense!!” tulis Adiezty penuh haru.

Kisah Adiezty menjadi inspirasi bagi banyak wanita Indonesia bahwa tidak ada kata terlambat untuk meraih mimpi, meskipun harus melalui perjuangan panjang di tengah peran sebagai istri dan ibu.

Reporter: Sania Putri