CeritaIbu.com
Update Parenting
Keluarga

Menjaga Anak Tetap Bahagia di Tengah Perceraian, Ini yang Dilakukan Audi dan Anthony

Kisah rumah tangga Audi Marissa dan Anthony Xie yang tengah berujung di meja hijau menyisakan satu hal yang patut diapresiasi: komitmen keduanya untuk tetap menjalankan peran sebagai orang tua. Meski harus berpisah, mereka sepakat menjaga hati sang buah hati agar tak merasa kehilangan kasih sayang ayah dan ibunya.

Sri Rahayu
Sri Rahayu

Sri Rahayu

03 September 2026 20:00:00 2 menit baca 35 dibaca
Bagikan:
Menjaga Anak Tetap Bahagia di Tengah Perceraian, Ini yang Dilakukan Audi dan Anthony

Ringkasan Artikel

AI
  • Audi Marissa dan Anthony Xie sepakat menjalankan pola asuh bersama demi kebaikan anak meski rumah tangga berakhir.

*Ringkasan dibuat dengan bantuan AI

Perceraian memang bukan akhir dari segalanya, terutama ketika ada anak yang menjadi prioritas utama. Hal inilah yang coba ditunjukkan oleh pasangan Audi Marissa dan Anthony Xie. Di tengah proses perceraian yang tengah berjalan, keduanya justru kompak untuk tetap fokus pada tumbuh kembang serta kebahagiaan anak semata wayang mereka.

Kesepakatan Baik untuk Pengasuhan Anak

Menurut kuasa hukum Anthony Xie, Rendi Rumapea, sebelum gugatan cerai dilayangkan, kedua belah pihak sudah duduk bersama untuk membicarakan hal-hal penting, termasuk soal pengasuhan anak. Mereka ingin memastikan bahwa meskipun rumah tangga tidak bisa dipertahankan, peran sebagai orang tua tetap berjalan dengan baik.

“Mereka memang harus memberikan kasih sayang terhadap anaknya. Meskipun orang tua berpisah, jangan sampai anak merasakan kehilangan,” ujar Rendi saat ditemui di kawasan Pasar Minggu, Kamis (3/9/2026).

Hak Asuh dan Akses yang Tak Terbatas

Meski hak asuh anak berada di tangan Anthony, Audi tetap memiliki kebebasan untuk bertemu dan mengasuh anaknya. Tidak ada pembatasan waktu atau aturan kaku yang membuat salah satu pihak merasa dibatasi. Hal ini mereka sepakati demi kenyamanan dan kesehatan mental sang buah hati.

Rendi menambahkan bahwa tidak ada pihak yang merasa keberatan dengan pembagian peran ini karena semuanya sudah dibicarakan secara matang dan kekeluargaan. “Kan memang sudah kesepakatan di antara mereka, agreement-nya seperti apa mereka yang paham sampai akhirnya anak ada di Anthony. Jadi tidak ada yang mungkin syok atau kaget,” jelasnya.

Anak Tetap Merasakan Kehangatan Orang Tua

Inti dari semua kesepakatan ini adalah satu: anak tidak boleh merasa kehilangan sosok ayah maupun ibunya. Keduanya ingin si kecil tetap merasakan kehangatan yang sama seperti sebelum perceraian. Tak jarang mereka pun melakukan aktivitas bersama yang berkaitan dengan kebutuhan anak, meski dalam suasana yang sudah berbeda.

“Bagaimana caranya si anak ini tidak merasakan kehilangan ayah dan ibunya saja. Jadi meskipun bercerai, anak ini tetap merasakan hal yang serupa seperti sebelum adanya perceraian,” pungkas Rendi.

Inspirasi bagi Orang Tua yang Bercerai

Kisah Audi dan Anthony ini bisa menjadi pelajaran berharga bagi banyak pasangan yang memilih berpisah. Bahwa perceraian bukan berarti harus saling menjauh atau membuat anak menjadi korban. Dengan komunikasi yang baik dan fokus pada kepentingan anak, perceraian pun bisa dijalani dengan kepala dingin dan hati yang lapang.

Pada akhirnya, kebahagiaan anak adalah tanggung jawab bersama, baik ayah maupun ibu, terlepas dari status hubungan mereka. Ini adalah bentuk kedewasaan yang patut ditiru oleh semua orang tua di luar sana.

Artikel ini membantu? Bagikan:
Sri Rahayu

Tentang Penulis

Sri Rahayu

Sri Rahayu

Lihat semua artikel

Dapatkan Panduan Parenting Terbaru

Terima pilihan artikel parenting, kehamilan, kesehatan keluarga, resep, dan cerita ibu langsung ke email Anda.

Berita Terkait

Lihat Semua

Pilihan Editor

Lihat Semua