CeritaIbu.com
Update Parenting
Kesehatan

Inspirasi MPASI Berkuah untuk Si Kecil yang Sedang GTM

Memasuki usia 10 bulan, si kecil mulai bosan dengan menu yang itu-itu saja? Mungkin sudah waktunya Bunda menghadirkan variasi MPASI berkuah yang lezat dan bernutrisi. Selain menyegarkan, makanan berkuah juga bisa menjadi solusi jitu untuk meningkatkan nafsu makan dan mendukung kenaikan berat badan si kecil.

Anisa Wahyuni
Anisa Wahyuni

Anisa Wahyuni

30 Agustus 2026 05:04:00 5 menit baca 41 dibaca
Bagikan:
Inspirasi MPASI Berkuah untuk Si Kecil yang Sedang GTM

Ringkasan Artikel

AI
  • Kumpulan resep MPASI berkuah untuk bayi 10 bulan yang sederhana, bergizi, dan membantu menambah berat badan.

*Ringkasan dibuat dengan bantuan AI

Hai, Bunda! Memasuki usia 10 bulan, si kecil tentu membutuhkan asupan nutrisi yang semakin beragam untuk mendukung tumbuh kembangnya. Tekstur MPASI pun perlu ditingkatkan secara bertahap, dari yang halus menjadi lebih kasar. Nah, salah satu cara untuk membuat si kecil lahap makan adalah dengan menyajikan MPASI berkuah. Selain rasanya yang gurih dan segar, makanan berkuah juga membantu memenuhi kebutuhan cairan tubuhnya, lho.

Kenapa MPASI Berkuah Baik untuk Bayi?

Makanan berkuah seperti sup atau opor tidak hanya menghangatkan, tetapi juga kaya manfaat. Menurut para ahli, makanan berkuah efektif untuk menjaga hidrasi tubuh si kecil, terutama jika ia sedang kurang minum. Kandungan elektrolit di dalamnya juga baik untuk menjaga keseimbangan cairan tubuh, apalagi saat si kecil sedang tidak enak badan.

Untuk membantu menaikkan berat badan bayi, pastikan Bunda memilih bahan makanan yang kaya nutrisi, terutama protein hewani seperti daging, ayam, ikan, telur, dan hati. Jangan lupa sertakan juga karbohidrat kompleks seperti nasi, kentang, atau ubi, serta lemak sehat dari santan, alpukat, atau minyak zaitun dalam porsi yang sesuai.

5 Resep MPASI Berkuah Favorit untuk Usia 10 Bulan

Berikut ini beberapa resep MPASI berkuah yang sederhana, bergizi, dan dijamin disukai si kecil. Semua resep ini mudah dibuat dan menggunakan bahan-bahan yang mudah ditemukan di pasar atau supermarket terdekat.

1. Sup Oyong Misoa dengan Telur Puyuh

Resep yang satu ini sangat praktis dan kaya serat. Oyong atau gambas dikenal memiliki tekstur lembut yang mudah dikunyah bayi. Telur puyuh menambah protein, sementara misoa memberikan karbohidrat yang mengenyangkan.

Bahan-bahan:

  • 1 buah oyong, kupas dan potong-potong
  • 50 gram misoa, seduh dengan air panas
  • 40 gram udang kupas, cincang halus
  • 5 butir telur puyuh, rebus dan kupas
  • 2 sendok makan minyak kelapa atau minyak zaitun
  • 1 siung bawang putih, cincang halus
  • 500 ml air atau kaldu ayam

Cara membuat:

  1. Panaskan minyak, tumis bawang putih hingga harum.
  2. Masukkan udang, masak hingga berubah warna.
  3. Tambahkan air atau kaldu, biarkan mendidih.
  4. Masukkan oyong dan misoa, masak hingga oyong empuk.
  5. Terakhir, masukkan telur puyuh, aduk sebentar, lalu angkat.
  6. Sajikan hangat untuk si kecil.

2. Bakso Ikan Tenggiri Kuah Tomat

Bakso ikan yang lembut dengan kuah tomat yang segar pasti disukai si kecil. Ikan tenggiri kaya akan omega-3 yang baik untuk perkembangan otak. Teksturnya yang empuk juga mudah dikunyah bayi.

Bahan-bahan bakso:

  • 7 sendok makan ikan tenggiri giling
  • 2 sendok makan tepung sagu atau tapioka
  • 1 butir putih telur
  • 100 ml air es
  • 2 sendok teh bawang putih bubuk
  • 1/2 sendok teh lada putih bubuk
  • Sejumput garam

Bahan kuah:

  • 1 sendok makan ghee atau minyak goreng
  • 2 siung bawang putih, cincang
  • 300 ml air matang
  • 1 butir kuning telur (optional)
  • 1 buah tomat, potong dadu
  • 1 sendok teh saus tiram (opsional)

Cara membuat:

  1. Campur semua bahan bakso, blender hingga halus dan tercampur rata.
  2. Panaskan ghee atau minyak, tumis bawang putih hingga harum.
  3. Tuang air dan kuning telur, aduk cepat hingga telur matang membentuk serabut.
  4. Ambil adonan bakso, bentuk bulat-bulat kecil, masukkan ke dalam kuah yang mendidih.
  5. Masak hingga bakso mengapung, lalu masukkan tomat dan saus tiram.
  6. Koreksi rasa, angkat dan sajikan hangat.

3. Opor Ayam Bumbu Kuning

Siapa bilang opor hanya untuk orang dewasa? Dengan bumbu yang disesuaikan, opor ayam bisa menjadi MPASI bergizi tinggi yang kaya protein dan lemak sehat.

Bahan-bahan:

  • 5 potong paha ayam, buang kulit dan lemak
  • 1 buah tomat, potong dadu
  • 3 sendok makan minyak kelapa
  • 3 sendok makan santan kental
  • 500 ml air
  • 1 batang serai, memarkan
  • 2 lembar daun jeruk
  • 2 lembar daun salam
  • Bawang goreng untuk taburan (opsional)

Bumbu halus:

  • 5 butir bawang merah
  • 2 siung bawang putih
  • 1/2 buah bawang bombay
  • 1 sendok teh ketumbar bubuk
  • 1/2 sendok teh kapulaga bubuk
  • 1/4 sendok teh pala bubuk

Cara membuat:

  1. Rebus ayam dengan daun salam dan daun jeruk hingga empuk dan matang. Sisihkan air rebusannya.
  2. Panaskan minyak, tumis bumbu halus hingga harum. Masukkan serai, daun jeruk, dan daun salam, tumis hingga layu.
  3. Masukkan ayam rebus, aduk hingga bumbu meresap.
  4. Tuang air rebusan ayam dan santan kental, aduk rata.
  5. Masak dengan api kecil hingga kuah sedikit menyusut dan bumbu meresap.
  6. Masukkan tomat, masak sebentar hingga layu, lalu angkat.
  7. Taburi bawang goreng dan sajikan dengan nasi hangat.

4. Bubur Sup Daging Kacang Merah

Kombinasi daging ayam, kacang merah, dan sayuran dalam satu menu menjadikan sup ini super lengkap gizinya. Kacang merah kaya serat dan zat besi, sementara daging ayam memberikan protein hewani yang penting.

Bahan-bahan:

  • 50 gram nasi (sekitar 6 sendok makan)
  • 30 gram daging ayam cincang
  • 1/2 butir telur ayam, kocok lepas
  • 10 gram buncis, iris halus
  • 10 gram wortel, potong dadu kecil
  • 10 gram kacang merah, rendam semalaman
  • 1 batang daun bawang, iris halus
  • 1 batang seledri, ikat
  • 300 ml kaldu ayam
  • 2 sendok teh minyak untuk menumis

Bumbu halus:

  • 2 siung bawang merah
  • 2 siung bawang putih

Cara membuat:

  1. Didihkan kaldu ayam, masukkan kacang merah yang sudah direndam, masak hingga empuk.
  2. Tumis bumbu halus hingga harum, masukkan daging ayam cincang, masak hingga berubah warna.
  3. Masukkan tumisan daging ke dalam panci berisi kaldu dan kacang merah.
  4. Masukkan nasi, buncis, wortel, dan daun bawang.
  5. Tambahkan kocokan telur sambil diaduk, masak hingga semua matang.
  6. Angkat, buang ikatan seledri, dan sajikan selagi hangat.

5. Sup Belut Kuah Santan Kuning

Belut mungkin terdengar tidak biasa, tapi ternyata kaya akan protein dan asam lemak esensial yang baik untuk perkembangan otak. Kuah santan kuningnya membuat rasanya gurih dan creamy.

Bahan-bahan:

  • 2 ekor belut, potong-potong, cuci bersih, lalu lumuri dengan air jeruk nipis selama 15 menit
  • 1 buah tomat, potong dadu
  • 300 ml santan encer
  • 100 ml santan kental
  • 2 siung bawang putih, cincang
  • 3 butir bawang merah, iris tipis
  • 1 ruas kunyit, bakar dan haluskan
  • 1 ruas jahe, memarkan
  • 1 batang serai, memarkan
  • 2 lembar daun jeruk
  • Garam dan gula secukupnya

Cara membuat:

  1. Panaskan sedikit minyak, tumis bawang merah dan bawang putih hingga harum.
  2. Masukkan kunyit, jahe, serai, dan daun jeruk, tumis hingga layu.
  3. Masukkan belut, aduk hingga berubah warna dan bumbu meresap.
  4. Tuang santan encer, masak dengan api kecil hingga belut empuk.
  5. Tambahkan santan kental dan tomat, aduk perlahan agar santan tidak pecah.
  6. Masak hingga kuah mengental dan berminyak, koreksi rasa.
  7. Angkat dan sajikan hangat.

Itulah beberapa resep MPASI berkuah yang bisa Bunda coba di rumah. Semoga membantu mengatasi GTM dan mendukung tumbuh kembang si kecil. Selamat mencoba dan jangan lupa untuk selalu menyesuaikan tekstur dengan kemampuan makan bayi ya, Bunda.

Artikel ini membantu? Bagikan:
Anisa Wahyuni

Tentang Penulis

Anisa Wahyuni

Anisa Wahyuni

Lihat semua artikel

Dapatkan Panduan Parenting Terbaru

Terima pilihan artikel parenting, kehamilan, kesehatan keluarga, resep, dan cerita ibu langsung ke email Anda.

Berita Terkait

Lihat Semua

Pilihan Editor

Lihat Semua