Kenali 4 Gangguan Kulit yang Bikin Si Kecil Mengelupas & Solusinya
Kulit bayi yang halus dan lembut kadang bisa mengelupas, membuat Mama khawatir. Jangan panik dulu, yuk kenali penyebab medis di baliknya dan cara tepat merawatnya agar kulit si kecil kembali sehat.
Mahsyar Hamdani
Ringkasan Artikel
AI- Artikel ini membahas empat kondisi medis penyebab kulit bayi mengelupas—eksim, cradle cap, dermatitis kontak, dan iktiosis—serta tips merawatnya agar kulit si kecil tetap sehat dan lembap.
*Ringkasan dibuat dengan bantuan AI
Melihat kulit si kecil yang mengelupas pasti bikin hati Mama cemas. Padahal, kondisi ini cukup umum terjadi pada bayi baru lahir karena mereka baru beradaptasi dari lingkungan cair ketuban ke udara kering. Namun, jika pengelupasan terjadi terus-menerus atau disertai gejala lain, bisa jadi ada kondisi medis yang mendasarinya. Yuk, simak empat gangguan kulit yang sering jadi biang keroknya.
1. Eksim (Dermatitis Atopik)
Eksim adalah peradangan kulit yang bikin kulit bayi merah, kering, gatal, dan mengelupas. Biasanya muncul di pipi, lipatan siku, atau belakang lutut. Kondisi ini sering dipicu oleh alergen seperti debu, bulu hewan, atau sabun tertentu. Jangan khawatir, eksim bisa dikelola dengan pelembap tebal dan krim steroid ringan sesuai resep dokter.
2. Cradle Cap (Dermatitis Seboroik)
Pernah lihat bercak kekuningan seperti ketombe di kulit kepala bayi? Itulah cradle cap. Selain di kepala, bisa juga muncul di alis, belakang telinga, atau lipatan leher. Meski tampak mengganggu, kondisi ini tidak gatal dan biasanya hilang sendiri dalam beberapa bulan. Mama bisa mengoleskan minyak bayi untuk melunakkan kerak sebelum keramas.
3. Dermatitis Kontak
Kulit bayi yang super sensitif bisa bereaksi terhadap bahan kimia dalam sabun, deterjen, atau pewangi. Akibatnya, muncul ruam merah, kering, dan mengelupas di area yang terkena. Solusinya, hindari produk dengan pewangi dan pilih yang hipoalergenik. Jika sudah terlanjut, kompres dingin dan krim pelembap bisa meredakan iritasi.
4. Iktiosis
Ini adalah kelainan genetik langka yang bikin kulit bayi kering, bersisik, dan menebal seperti sisik ikan. Pengelupasan bisa terjadi di seluruh tubuh. Meski tidak bisa disembuhkan, perawatan rutin dengan pelembap khusus dan mandi air hangat bisa membantu mengontrol gejalanya. Konsultasi ke dokter kulit anak sangat dianjurkan.
Cara Tepat Merawat Kulit Bayi yang Mengelupas
- Mandikan bayi dengan air hangat suam-suam kuku maksimal 5-10 menit. Gunakan sabun lembut tanpa pewangi.
- Segera oleskan pelembap berbentuk krim atau salep setelah mandi untuk mengunci kelembapan. Ulangi 2-3 kali sehari.
- Hindari menggosok kulit bayi saat mengeringkan. Cukup tepuk-tepuk dengan handuk lembut.
- Pastikan bayi cukup minum ASI atau susu formula agar terhidrasi dari dalam.
- Pilih pakaian berbahan katun yang lembut dan hindari bahan sintetis atau wol yang bisa mengiritasi.
Jika kulit si kecil tetap mengelupas meski sudah dirawat atau muncul tanda infeksi seperti nanah, demam, atau bayi rewel berlebihan, segera periksakan ke dokter. Penanganan dini akan membuat kulit bayi kembali sehat dan nyaman.
Dapatkan Panduan Parenting Terbaru
Terima pilihan artikel parenting, kehamilan, kesehatan keluarga, resep, dan cerita ibu langsung ke email Anda.
Berita Terkait
Lihat Semua
Kesehatan
Hadiah Mobil untuk Mama, Tapi yang Paling Diinginkan Hanya Ini
03 Juli 2026
Kesehatan
Saat Kulit Lelah Mengintai, Jangan Lupa Jaga Hidrasi
30 Juli 2026
Kesehatan
Bayi Belum Lancar Menelan MPASI, Wajar atau Perlu Waspada?
31 Juli 2026Melatih Motorik Bayi Sejak Dini, Kunci Tumbuh Kembang Optimal
25 Juni 2026
Kesehatan
Rahasia MPASI Penambah Berat Badan Bayi yang Wajib Ibu Tahu
07 Agustus 2026
Kesehatan