CeritaIbu.com
Update Parenting
Kesehatan

Teman yang Bikin Lelah, Kenali Tandanya Sekarang

Punya teman seharusnya bikin hidup lebih ringan, bukan malah tambah berat. Tapi kadang, tanpa sadar kita terjebak dalam pertemanan yang menguras energi. Yuk, kenali tanda-tandanya biar kamu bisa jaga kesehatan mental dan lingkungan pertemanan yang sehat.

Mutiara Salimah
Mutiara Salimah

Mutiara Salimah

28 Juli 2026 23:03:00 2 menit baca 35 dibaca
Bagikan:
Teman yang Bikin Lelah, Kenali Tandanya Sekarang

Ringkasan Artikel

AI
  • Kenali 9 tanda pertemanan tidak sehat yang menguras energi, mulai dari suka gosip hingga membuatmu gelisah. Jaga kesehatan mental dengan memilih lingkaran pertemanan yang suportif.

*Ringkasan dibuat dengan bantuan AI

Setiap ibu pasti setuju, memiliki teman itu penting. Mereka jadi tempat curhat, support system, dan kadang bikin kita tetap waras di tengah hiruk-pikuk rumah tangga. Namun, enggak semua pertemanan membawa dampak positif. Ada kalanya kita justru merasa lelah, cemas, atau direndahkan setelah berinteraksi dengan teman tertentu.

Tanda Pertemanan yang Tidak Sehat

Berikut ini ciri-ciri yang perlu diwaspadai agar kamu bisa lebih bijak memilih lingkaran pertemanan:

  • Suka menyebarkan gosip – Kamu cerita rahasia, eh besoknya semua orang tahu. Teman yang sehat pasti menjaga kepercayaan.
  • Terlalu kompetitif – Bukannya saling mendukung, dia malah terus membanding-bandingkan pencapaian. Padahal teman sejati itu satu tim, bukan lawan.
  • Selalu ingin jadi pusat perhatian – Dia hanya ada saat senang atau butuh bantuan, tapi menghilang saat kamu susah. Curhatnya panjang, giliran kamu cerita, dia cuek.
  • Suka merendahkan – Bercanda boleh, tapi kalau terus-menerus direndahkan atau dihina, itu tanda bahaya. Teman baik tidak akan membuatmu merasa kecil.
  • Membuatmu gelisah – Setiap kali mau ketemu atau chatting, kamu merasa tidak nyaman. Bahkan setelah bertemu, kamu merasa lega karena acara selesai.
  • Suka membandingkan dengan orang lain – “Rumahmu kecil, ya”, “Kok bajunya gitu?”. Teman sejati menerima kamu apa adanya, bukan membandingkan dengan orang lain.
  • Mencoba mengubah dirimu – Dia terus mengkritik kepribadianmu dan ingin kamu jadi versi yang dia inginkan. Padahal teman baik mendukung perubahan positif yang kamu inginkan sendiri.
  • Minta maaf tapi tidak tulus – Permintaan maafnya setengah hati, diikuti kata “tapi” atau nada defensif. Artinya dia tidak benar-benar peduli dengan perasaanmu.
  • Kamu malas melihat namanya di ponsel – Ketika notifikasi masuk dari dia, kamu langsung merasa lelah. Itu pertanda jelas bahwa hubungan ini menguras energi.

Kalau kamu mengalami beberapa tanda di atas, jangan ragu untuk menjauh. Kesehatan mentalmu lebih berharga. Ingat, lebih baik punya sedikit teman yang berkualitas daripada banyak teman yang bikin stres.

Artikel ini membantu? Bagikan:
Mutiara Salimah

Tentang Penulis

Mutiara Salimah

Mutiara Salimah

Lihat semua artikel

Dapatkan Panduan Parenting Terbaru

Terima pilihan artikel parenting, kehamilan, kesehatan keluarga, resep, dan cerita ibu langsung ke email Anda.

Berita Terkait

Lihat Semua

Pilihan Editor

Lihat Semua