Berani Tinggalkan Zona Nyaman Demi Musik, Ini Perjalanan Mereka
Pernahkah Anda membayangkan meninggalkan pekerjaan tetap yang sudah nyaman demi mengejar mimpi? Itulah yang baru saja dilakukan oleh trio band Perunggu. Setelah enam tahun penuh pertimbangan, mereka akhirnya memutuskan untuk fokus total di dunia musik.
Maya Handayani
Ringkasan Artikel
AI- Band Perunggu akhirnya resign dari pekerjaan kantoran setelah enam tahun berdiskusi dan mendapat restu keluarga, demi fokus bermusik.
*Ringkasan dibuat dengan bantuan AI
Keputusan besar tidak pernah mudah diambil, apalagi jika menyangkut masa depan dan penghidupan. Tapi bagi personel band Perunggu—Maul, Ildo, dan Adam—momen itu akhirnya tiba. Mereka sepakat untuk meninggalkan pekerjaan kantoran dan menjadi musisi penuh waktu.
Bukan Keputusan Seorang Diri
Yang menarik, keputusan ini bukanlah hasil pemikiran individu. Sejak awal membentuk band, mereka berkomitmen untuk selalu bergerak bersama. Maul, sang vokalis, menegaskan bahwa tidak mungkin salah satu dari mereka resign sendirian. Semua harus sepakat, karena Perunggu adalah tim yang solid.
“Ini seperti bisul yang harus dipecah bersama. Kalau cuma satu yang berani, rasanya nggak pas,” ujar Maul dalam sebuah kesempatan.
Prioritas Keluarga di Atas Segalanya
Ildo, sang gitaris, mengungkapkan prinsip hidup yang mereka pegang teguh. Urutan prioritas mereka adalah: pertama keluarga, kedua pekerjaan kantor, dan ketiga musik. Namun, seiring popularitas Perunggu yang meningkat, jadwal manggung dan rekaman mulai menggeser waktu bersama keluarga.
“Akhirnya kami sadar, yang nomor tiga malah mengganggu yang nomor satu. Kami harus memilih: tetap di kantor atau menjaga keluarga? Ya sudah, pekerjaan kantor yang kami lepas,” jelas Ildo.
Enam Tahun Penuh Perenungan
Keputusan ini tidak lahir dalam semalam. Mereka mulai nge-band sejak 2019 dan baru berani resign pada 2025. Artinya, butuh enam tahun untuk meyakinkan diri dan mendapatkan restu dari keluarga masing-masing.
“Kami tidak mau gegabah. Semua sudah dipertimbangkan matang-matang, termasuk konsekuensi finansial. Restu keluarga juga jadi syarat mutlak,” pungkas Ildo.
Kisah Perunggu mengajarkan bahwa mengejar passion bukanlah hal instan. Dibutuhkan waktu, komitmen, dan keberanian untuk meninggalkan zona nyaman. Tapi ketika keputusan diambil bersama dengan hati-hati, hasilnya bisa menjadi langkah awal menuju kesuksesan yang lebih bermakna.
Tag Terkait
Dapatkan Panduan Parenting Terbaru
Terima pilihan artikel parenting, kehamilan, kesehatan keluarga, resep, dan cerita ibu langsung ke email Anda.
Berita Terkait
Lihat Semua
Gaya Hidup
Rahasia Hidup Teratur: Panduan Membuat Rutinitas Harian yang Konsisten
31 Juli 2026
Keluarga
Mimpi Pipa Air Bocor: Tanda Emosi, Rezeki, atau Peringatan?
07 Agustus 2026
Gaya Hidup
Rekomendasi Film yang Mengubah Hidup Sebelum Tiga Puluh Tahun
30 Juli 2026
Keluarga
Rahasia di Balik Hobi Musik Anak: Lebih dari Sekadar Nada dan Irama
07 Agustus 2026
Inspirasi
Panduan Memilih Karier yang Tepat untuk Masa Depan Cerah
07 Agustus 2026
Kesehatan