Saat AI Gantikan Peran Manusia, Aktor Ini Pilih Banting Setir Jualan Sayur
Siapa bilang aktor hanya bisa bermain peran di depan kamera? Xu Peng, aktor drama pendek asal Tiongkok, membuktikan bahwa ketika pintu karier tertutup, masih ada ladang rezeki lain yang bisa digarap. Kini ia memilih kembali ke kampung halaman dan berjualan sayur di pasar tradisional.
Fadila Utami
Ringkasan Artikel
AI- Kisah aktor Tiongkok Xu Peng yang banting setir jadi penjual sayur setelah kariernya tergerus AI, menginspirasi untuk selalu adaptif dan rendah hati.
*Ringkasan dibuat dengan bantuan AI
Perkembangan kecerdasan buatan (AI) tidak hanya mengubah cara kita bekerja, tetapi juga merombak industri kreatif secara drastis. Salah satu yang merasakan dampaknya adalah Xu Peng, aktor berusia 30 tahun yang sebelumnya populer melalui drama pendek vertikal di Tiongkok. Setelah teknologi AI mengambil alih banyak proses produksi, tawaran akting untuknya pun mengering.
Dari Sorot Kamera ke Lapak Sayur
Xu Peng mengaku bahwa setelah menyelesaikan syuting drama terakhirnya pada Maret lalu, hampir tidak ada lagi panggilan untuk berakting. Daripada berlarut dalam kekecewaan, ia memilih pulang ke Provinsi Shandong untuk membantu usaha pertanian keluarganya. Kini, setiap pagi ia mengendarai mobil listrik untuk mengangkut hasil panen sayuran milik kakeknya ke pasar tradisional.
Bukan Hal yang Memalukan
Keputusan ini sempat membuat heran kerabat dan teman-temannya. Namun, Xu Peng santai menanggapinya. "Menjadi aktor hanyalah sebuah pekerjaan. Kalau tidak ada peran, saya cari cara lain untuk mencari nafkah. Yang penting kerja keras dan jujur," ujarnya dengan rendah hati. Sikapnya ini justru menuai pujian dari warganet yang melihat fotonya berjualan di pasar.
Dampak AI yang Tak Terbendung
Fenomena ini bukan cerita isolasi. Industri drama pendek Tiongkok tengah diguncang oleh efisiensi produksi berbasis AI. Laporan menyebutkan dari sekitar 128.000 drama mikro yang dirilis pada kuartal pertama 2026, lebih dari 95% di antaranya diproduksi dengan bantuan AI. Akibatnya, banyak aktor dan kru kehilangan pekerjaan, termasuk Xu Peng yang dulu bisa syuting 15-16 jam sehari.
Belajar dari Xu Peng
Kisah Xu Peng menjadi pengingat bahwa tidak ada pekerjaan yang abadi. Yang terpenting adalah kemampuan beradaptasi dan tetap produktif. Sembari menunggu angin segar kembali berembus di dunia akting, ia memilih berkebun dan berjualan. Popularitasnya bahkan membuat para penggemar datang langsung ke pasar untuk membeli sayur darinya.
Bagi kita para wanita karier, cerita ini bisa jadi refleksi. Mungkin suatu saat profesi kita juga akan tersentuh disrupsi. Tapi seperti Xu Peng, kita bisa tetap tegar dan mencari jalan lain. Yang penting adalah semangat untuk terus berkarya, apa pun bentuknya.
Tag Terkait
Dapatkan Panduan Parenting Terbaru
Terima pilihan artikel parenting, kehamilan, kesehatan keluarga, resep, dan cerita ibu langsung ke email Anda.
Berita Terkait
Lihat Semua
Gaya Hidup
Viral Ibu Single Mom Jual Cilok dengan Gaya Bankir, Warganet Salut
01 Juli 2026
Gaya Hidup
OPPO Reno16 Series: Smartphone AI dengan Desain Planet 3D yang Bikin Konten Makin Kreatif
04 Juli 2026
Inspirasi
Rahasia Halaman Rumah Cantik Tanpa Rumput, Perawatannya Mudah Banget!
03 Juli 2026
Inspirasi
Rahasia Investasi di Tengah Gejolak Pasar, Kelas Cuan Online Siap Hadir
07 Agustus 2026
Keluarga
Inspirasi Dapur Belakang Semi Terbuka yang Sejuk dan Fungsional
06 Juli 2026
Kesehatan